Protection of the Rights of Children and Women in Islamic Family Law: A Study of Hadhanah, Guardianship, and Marriage Breakdown in the Perspective of Fiqh and a Compilation of Islamic Law in Indonesia

Authors

  • Hanifah Muslimah UIN Raden Mas Said Surakarta Author
  • Fatiha Nur Laili Azizah UIN Raden Mas Said Surakarta Author
  • Zahra Ar Rohmatic UIN Raden Mas Said Surakarta Author
  • Aulia Azizah P Pure UIN Raden Mas Said Surakarta Author
  • M Adil Hakim Al Hadi UIN Raden Mas Said Surakarta Author

Keywords:

Child Protection, Hadhanah, Guardianship, Marriage Dissolution, Maqashid Al-Shariah

Abstract

The protection of children's and women's rights is a central issue in Islamic family law and remains highly relevant in the contemporary Indonesian context. This article aims to analyze the protection of children's and women's rights through three main instruments, namely child custody (hadhanah), guardianship (wilayah), and marriage dissolution regulations. This study employs a normative juridical method using statutory and conceptual approaches by examining the Qur’an, Hadith, classical fiqh literature, and the Compilation of Islamic Law (Kompilasi Hukum Islam/KHI) as the applicable legal framework in Indonesia. The discussion shows that hadhanah represents a parental responsibility that continues after divorce based on the best interests of the child. Guardianship serves as a legal protection mechanism for minors in personal, property, and marital matters. Meanwhile, marriage dissolution regulations under the KHI combine Islamic legal principles with modern legal certainty to protect women and children from its legal consequences. These instruments collectively reflect the objectives of maqashid al-shariah, particularly hifzh al-nasl and hifzh al-nafs, in Indonesian Islamic family law.

References

Asnawi, M. N. (2019). Penerapan model pengasuhan bersama (shared parenting) dalam penyelesaian sengketa hak asuh anak. AL-IQTISHADIYAH: Jurnal Ekonomi Syariah dan Hukum Ekonomi Syariah, 5(1). doi:10.31602/iqt.v5i1.2143

Atmoko, D., & Baihaki, A. (2022). Hukum perkawinan dan keluarga. Malang: CV. Literasi Nusantara Abadi.

Aulia, M. F. (2022). Analisis hukum terhadap hak asuh (hadhanah) anak akibat perceraian. Jurnal Pro Justicia, 2(1), 49–59.

Baidowi, A. (2004). Perwalian dalam perundang-undangan Indonesia, Irak dan Syria. Musawa, 3(2), 152–166.

Basri, R. (2020). Fikih munakahat 2. Jakarta: IPN Press.

Burhanudin, A. A. (1974). Kewajiban orang tua atas hak-hak anak pasca perceraian.

Efendy, N., & Rahmah, A. (2024). Pengaruh kesalahan wali pada keabsahan pernikahan. SAHAJA: Journal Sharia and Humanities, 3(1), 283–297. doi:10.61159/sahaja.v3i1.211

Enjellina, L., Permana, D., & Mustafa, U. (2025). Sistem perwalian dan anak angkat dalam kajian hukum keluarga Islam di Indonesia. Juris Prudentia: Jurnal Hukum Ekselen, 7(2), 82–97.

Harahap, N. (2018). Perwalian anak dalam tinjauan Kompilasi Hukum Islam. Jurnal El-Qanuny, 4(1), 116–129. doi:10.24952/el-qonuniy.v4i1.1831

Jamaluddin, & Amalia, N. (2016). Buku ajar hukum perkawinan. Lhokseumawe: Unimal Press.

Khairina, S. N., & Farkhani. (2023). Pemenuhan hak perlindungan dan pemeliharaan anak pascaperceraian menurut hukum Islam dan perundang-undangan. Mutawasith: Jurnal Hukum Islam, 6(1), 83–94. doi:10.47971/mjhi.v6i1.615

Kitab At-Tadzhib. (n.d.). Kitab fikih klasik.

Lino, I. T. (2021). Permohonan perwalian anak di bawah umur oleh ibu kandung dalam pengelolaan harta warisan. Alethea: Jurnal Hukum, 4(2), 131–146.

Lubis, A. I., & Hsb, P. H. (2026). Keabsahan perwalian anak yang diasuh oleh panti asuhan. Sujud: Jurnal Agama, Sosial dan Budaya, 2(1), 890–899.

Mahkamah Agung RI. (2011). Himpunan peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan Kompilasi Hukum Islam serta pengertian dalam pembahasannya. Jakarta: Mahkamah Agung RI.

Merchiano, R., Syafariansyah, M., Ichandri, E. E. I., & Sadli. (2023). Analisis hukum dalam penerapan pengadilan agama tentang perwalian anak kandung yang masih di bawah umur. LEX STRICTA: Jurnal Ilmu Hukum, 2(1), 49–62.

Neman, H. A. (2021). Pertanggungjawaban hukum wali tidak melaksanakan kewajiban pada anak di bawah perwaliannya. ALETHEA: Jurnal Ilmu Hukum, 4(2), 147–164.

Pebriani Lubis, A. N. (2024). Hak dan kewajiban orang tua terhadap anaknya dalam hukum keluarga Islami. Jurnal Hukum Keluarga, 2, 1546–1562.

Purwaningsih, P. (2014). Hak pemeliharaan atas anak (hadhanah) akibat perceraian ditinjau dari hukum positif. Yustiti, 1(2).

Sari, H., Sjaifurrachman, & Rofiqi, I. (2024). Kedudukan hukum panti asuhan sebagai wali dari anak di bawah umur. Jurnal Jendela Hukum, 11(1), 129–143.

Sriono. (2023). Hukum perkawinan & Kompilasi Hukum Islam di Indonesia (1st ed.). Yogyakarta: PT Literasi Nusantara Abadi Grup.

Syahrizan, M., & Nelli, J. (2025). Pemeliharaan anak dan perwalian: Tinjauan hukum Islam di Indonesia. Bertuah: Journal of Shariah and Islamic Economics, 6(1), 492–496.

Tarmizi, & Pradiba, K. U. Y. (2023). Hak asuh anak (hadhanah) pasca perceraian serta akibat hukumnya. Jurnal Hukum Keluarga Islam, 1, 1–15.

Ulya, F. H., Lisaniyah, F. H., & Mu'amaroh. (2021). Penguasaan hak asuh anak di bawah umur kepada bapak. The Indonesian Journal of Islamic Law and Civil Law, 2(1), 101–117.

Downloads

Published

2026-07-30

Issue

Section

Articles

How to Cite

Muslimah, H., Laili Azizah, F. N., rohmatic, zahra, P Pure, A. A., & Hakim Al Hadi, M. A. (2026). Protection of the Rights of Children and Women in Islamic Family Law: A Study of Hadhanah, Guardianship, and Marriage Breakdown in the Perspective of Fiqh and a Compilation of Islamic Law in Indonesia. BAYAN: Jurnal Studi Islam Dan Humaniora, 2(2), 265-278. https://e-journal.nawaedukasi.org/index.php/bayan/article/view/176