Hubungan antara Interaksi Sosial Teman Sebaya dan Perkembangan Sosial-Emosional Anak Usia Dini di PAUD Darul Athfal
DOI:
https://doi.org/10.67864/jimulti.v2i4.205Keywords:
Anak Usia Dini, Korelasi, Perkembangan Sosial, Perkembangan Sosial Emosional, Regresi LinearAbstract
Tantangan perkembangan anak usia dini di era digital semakin kompleks, terutama dalam menyelaraskan kemampuan interaksi nyata dengan kematangan emosional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan sekaligus pengaruh antara perkembangan sosial terhadap perkembangan sosial emosional anak usia dini di PAUD Darul Athfal. Pendekatan kuantitatif non-eksperimen dengan desain kausal korelasional diterapkan dalam penelitian ini. Populasinya adalah seluruh anak di PAUD Darul Athfal yang berjumlah 20 anak, di mana teknik sampling total atau sensus digunakan sehingga seluruh anggota populasi ditetapkan sebagai sampel penelitian. Data dikumpulkan melalui instrumen observasi terstruktur yang telah teruji validitas itemnya (nilai korelasi item-total berkisar antara 0,835 hingga 0,952) dan terbukti sangat reliabel (nilai Cronbach's Alpha sebesar 0,970 pada kedua variabel). Teknik analisis data dilakukan berbantuan program SPSS melalui uji non-parametrik korelasi Spearman's rho dan uji regresi linear sederhana. Hasil analisis korelasi menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan secara sangat kuat antara kedua variabel dengan angka koefisien korelasi () sebesar 0,997 dan tingkat signifikansi kurang dari 0,001 (). Lebih lanjut, uji regresi linear sederhana membuktikan adanya pengaruh nyata dari perkembangan sosial terhadap perkembangan sosial emosional anak dengan nilai mencapai 93,328 () serta menghasilkan model persamaan . Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa kematangan sosial anak usia dini bertindak sebagai prediktor kuat yang secara linear menentukan pembentukan kompetensi sosial emosional dan kemampuan regulasi diri mereka di sekolah. Guru dan orang tua disarankan memprioritaskan stimulasi interaksi sosial yang berkualitas untuk mendukung kematangan emosional anak.
References
Eliyana, A., Yulianingsih, Y., & Mangkuwibawa, H. (2023). Hubungan Antara Kemampuan Interaksi Sosial Dengan Kecerdasan Emosional Anak Usia Dini. Jurnal Kajian Anak, 4(2), 55–61.
Itsna, N. M., & Rofi’ah, R. (2021). Dampak penggunaan gadget pada interaksi sosial anak usia dini. Ummul Qura Jurnal Institut Pesantren Sunan Drajat (INSUD) Lamongan, 16(1), 60–70.
Khadijah, & Jf, N. Z. (2021). Perkembangan sosial Anak Usia Dini Teori dan Strateginya. Merdeka Kreasi Group. https://books.google.co.id/books?id=cipQEAAAQBAJ
Manfaatin, E., Masitoh, I., Rohmatin, A., Nuramalia, L., Shuffah, R. A., Faoza, I., & Trisnawati, S. (2025). Karya Nyata : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Pendampingan Guru PAUD Alamanda dalam Penerapan Play Based Learning untuk Pengenalan Warna pada Anak Usia Dini di Desa Padamaju Assistance of Alamanda Early Childhood Education Teachers in Implementing Pla. Karya Nyata : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(September).
Nurhayati, N., Fatma, N. P., & Maulani, D. P. (2026). -PENGARUH INTERAKSI SOSIAL TEMAN SEBAYA TERHADAP KECERDASAN EMOSIONAL ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK ISLAM IBNU KHALDUN BENGKONG KOTA BATAM. Bunayya: Jurnal Pendidikan Anak, 12(1), 1–12.
Paramita, R. W. D., Rizal, N., & Sulistyan, R. B. (2021). Metode Penelitian Kuantitatif: Buku Ajar Perkuliahan Metodologi Penelitian Bagi Mahasiswa Akuntansi & Manajemen (3rd ed.). Widya Gama Press.
Soesana, A., Subakti, H., Salamun, S., Tasrim, I. W., Karwanto, K., Falani, I., Bukidz, D. P., & Pasaribu, A. N. (2023). Metodologi Penelitian Kuantitatif.
Yusfia, N. (2021). INTERAKSI IBU DAN ANAK PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN YANG MEMILIKI DAN TIDAK MEMILIKI MASALAH MENTAL EMOSIONAL DITINJAU DARI STATUS IBU BEKERJA DAN TIDAK BEKERJA. Universitas Airlangga.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rista Erika, Yayu Nurmalasari, Siti Jahwa, Siti Azizah, Jenab Nurjanah (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


