Kompensasi Dan Motivasi Kerja Guru Honorer SD/MI: Systematic Literatur Review Terhadap Temuan Empiris Dan Perspektif Teoritis

Authors

  • Hendra Listya Kurniawan Institut Ilmu Al-Qur’an An Nur Yogyakarta Author
  • Bagus Mahardika Institut Ilmu Al-Qur’an An Nur Yogyakarta Author
  • Samsudin Institut Ilmu Al-Qur’an An Nur Yogyakarta Author
  • Ahmad Shofiyuddin Ichsan Institut Ilmu Al-Qur’an An Nur Yogyakarta Author
  • Nindya Rachman Pranajati Institut Ilmu Al-Qur’an An Nur Yogyakarta Author
  • Mujawazah Institut Ilmu Al-Qur’an An Nur Yogyakarta Author

DOI:

https://doi.org/10.180495/

Keywords:

kompensasi, motivasi kerja, guru honorer, systematic literature review

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kompensasi dan motivasi kerja guru honorer SD/MI melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR) serta mengintegrasikan temuan empiris dengan kerangka teoritis yang relevan. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada masih tingginya jumlah guru non-ASN di Indonesia yang menghadapi permasalahan ketidakpastian status kerja, rendahnya kompensasi, dan keterbatasan dukungan institusional yang berdampak pada kesejahteraan dan motivasi kerja. Data diperoleh dari artikel ilmiah terindeks Scopus, Web of Science, dan Google Scholar dalam rentang tahun 2015–2025. Dari 124 artikel awal, terpilih 32 artikel yang memenuhi kriteria inklusi. Analisis dilakukan melalui identifikasi tema, kategorisasi variabel, serta sintesis naratif dan komparatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa kompensasi finansial, keamanan kerja, dan dukungan organisasi memiliki pengaruh signifikan terhadap motivasi kerja guru. Rendahnya kompensasi dan ketidakpastian status kepegawaian berkorelasi dengan meningkatnya stres kerja, kelelahan emosional, serta menurunnya kepuasan dan komitmen profesional. Secara teoritis, temuan ini memperkuat relevansi teori motivasi seperti Self-Determination Theory, teori kebutuhan Maslow, dan teori dua faktor Herzberg. Penelitian ini menyimpulkan bahwa reformasi kebijakan berbasis keadilan, peningkatan standar kompensasi, serta penguatan dukungan institusional merupakan langkah strategis dalam meningkatkan motivasi kerja dan kualitas pendidikan dasar secara berkelanjutan.

References

Collie, R. J., Shapka, J. D., & Perry, N. E. (2012). School climate and social-emotional learning: Predicting teacher stress, job satisfaction, and teaching efficacy. Journal of Educational Psychology, 104(4), 1189–1204. https://doi.org/10.1037/a0029356

Darling-Hammond, L. (2010). Evaluating Teacher Effectiveness How Teacher Performance Assessments Can Measure and Improve Teaching. www.americanprogress.org

Deci, E. L., & Ryan, R. M. (2000). The “What” and “Why” of Goal Pursuits: Human Needs and the Self-Determination of Behavior. Psychological Inquiry, 11(4), 227–268. https://doi.org/10.1207/S15327965PLI1104_01

Grissom, J. A., Nicholson-Crotty, S., & Harrington, J. R. (2014). Estimating the Effects of No Child Left Behind on Teachers’ Work Environments and Job Attitudes. Educational Evaluation and Policy Analysis, 36(4), 417–436. https://doi.org/10.3102/0162373714533817

Herzberg, F. (1966). Work_and_the_Nature_of_Man. World Publishing Company.

Ingersoll, R. M. (2001). Teacher Turnover and Teacher Shortages: An Organizational Analysis. American Educational Research Journal, 38(3), 499–534. https://doi.org/10.3102/00028312038003499

Maslow, A. H. (1943). A theory of human motivation. Psychological Review, 50(4), 370–396. https://doi.org/10.1037/h0054346

Maullidina, K., Mulyani, E. S., & Atikah, C. (2023). Pengaruh Profesionalisme Guru terhadap Kualitas Pendidikan. In Journal of Education Research (Vol. 4, Number 4).

OECD. (2023). PISA 2022 Results (Volume I). OECD. https://doi.org/10.1787/53f23881-en

Rodríguez-Rivero, E. R., Rodríguez Hernández, A. F., Hernández-Jorge, C. M., & Duarte-Lores, I. (2023). The Why of the Teaching Profession: Validation of a Structural Model of Teacher Motivations. Education Sciences, 13(8). https://doi.org/10.3390/educsci13080815

Skaalvik, E. M., & Skaalvik, S. (2017). Motivated for teaching? Associations with school goal structure, teacher self-efficacy, job satisfaction and emotional exhaustion. Teaching and Teacher Education, 67, 152–160. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.tate.2017.06.006

Warayaan, V., & Yuliana, L. (2025). Supervisi Akademik Kepala Sekolah dan Peningkatan Profesionalisme Guru: Studi di SMP Negeri 8 dan SMP Wakram Merauke. In Didaktika: Jurnal Kependidikan (Vol. 14, Number 4). https://jurnaldidaktika.org

Wardani, I. R., Fitriya, Y., Latif, A., & Kurniawan, H. L. (2025). PERILAKU PROKRASTINASI GURU BERDASARKAN STATUS KEPEGAWAIAN: ANALISIS FAKTOR, DAMPAK DAN HUBUNGANNYA DENGAN TEORI HIERARKI KEBUTUHAN MANUSIA. AFHAM: Jurnal Pendidikan Dan Keguruan.

Yanuar. (2026, January 27). Kemendikdasmen Anggarkan Rp14 Triliun di Tahun 2026 Untuk Guru Non-ASN. Kementerian Pendidikan Dasar Dan Menengah.

Downloads

Published

2026-04-15

Issue

Section

Articles